KLASIFIKASI ISIM PART 1
Isim, yang dalam Bahasa Indonesia, menurut kebanyakan pakar dikatakan sebagai kata benda, sebenarnya bukanlah ansich kata benda. Bisa dikatakan bahwa semua kata benda adalah isim namun tidak semua isim adalah kata benda. Hal ini dikarenakan ada sebagian isim yang dalam Bahasa Indonesianya bukanlah kata benda. Sebagai contoh kata هو (artinya ‘dia’) dalam Bahasa Arab termasuk isim yaitu isim dlomir, namun dalam Bahasa Indonesia bukan termasuk kata benda (nomina), akan tetapi kata pengganti (Promina). Begitu pula kata الذي (artinya ‘yang’) dalam Bahasa Arab termasuk jenis isim yaitu isim maushul, akan tetapi dalam Bahasa Arab bukanlah kata benda (nomina) melainkan kata sambung (konjungtor) yaitu konjungtor koordinatif. Berangkat dari hal diatas, bisa dikatakan bahwa kalimah isim mempunyai jenis yang banyak sekali, melihat dari berbagai sudut pandang. Misalnya dilihat dari ruang lingkupnya (umum/khususnya), dilihat dari gendernya, jumlahnya, keberadaannya, asal muasalnya, ...